Kini, perhatian Kebumen beralih ke pertandingan final. Anjrah menegaskan timnya akan lebih dahulu mematangkan persiapan dan tidak ingin terlalu memikirkan kekuatan calon lawan.
“Di final, bertemu siapa saja kami fokus pada tim sendiri dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mudah-mudahan di final nanti kami bisa tampil lebih baik dan meraih medali emas,” harapnya.
Sementara itu, pelatih futsal Kota Semarang, M Afandi, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut.
Ia menilai timnya sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengamankan kemenangan setelah berhasil membalikkan keadaan dan unggul hingga menit-menit akhir.
Namun, hilangnya konsentrasi menjelang pertandingan berakhir membuat Kebumen mampu mencetak gol penyeimbang dan memaksakan adu penalti.
“Cukup disayangkan karena kami sempat tertinggal, kemudian bisa membalikkan keadaan, tetapi akhirnya disamakan dan harus menjalani adu penalti. Pada gol terakhir, kami kehilangan fokus. Seharusnya situasi itu bisa diantisipasi sehingga mereka tidak bisa menyamakan kedudukan,” kata Afandi.












