“Kami ingin olahraga ini tidak hanya soal prestasi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan penggerak ekonomi masyarakat,” pungkas Agustina.
Hal senada disampaikan Plt Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Kemenpora, Usman Ali Mustofa. Ia menyebut seri Semarang sebagai yang terbesar dibandingkan penyelenggaraan di provinsi lain sebelumnya, baik dari sisi jumlah peserta maupun variasi kategori usia yang dipertandingkan.
“Kota Semarang sukses memecahkan rekor peserta terbanyak. Hasil dari Sirnas ini nantinya akan masuk ke dalam daftar panjang seleksi nasional dan pemusatan latihan nasional,” ujar Usman Ali.
Ia menambahkan, kejuaraan ini menjadi bagian dari persiapan atlet Indonesia menghadapi agenda internasional.
Selain menuju kualifikasi kejuaraan dunia, para atlet juga diproyeksikan tampil dalam ajang Asia Cup Junior, di mana Indonesia direncanakan menjadi tuan rumah.***












