“Kami merancang ajang ini khusus untuk mewadahi para pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Kota Semarang. Harapannya, tidak ada lagi balap liar di jalanan umum. Kita alihkan dan salurkan bakat positif mereka secara resmi di tempat yang tepat, yaitu Sirkuit Mijen,” ujar Didik di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, aktivitas balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Karena itu, pemerintah berupaya menyediakan ruang yang dapat mengakomodasi minat anak muda terhadap olahraga otomotif.
Melalui kompetisi resmi, para pembalap dapat mengasah kemampuan, membangun prestasi serta menyalurkan hobi tanpa mengganggu ketertiban dan keselamatan masyarakat.
Diikuti 611 Peserta, Pertandingkan 14 Kelas
Semarang Drag Fest 2026 mempertandingkan 14 kelas, mulai dari kategori bracket hingga kelas motor matic, bebek dan sport, termasuk dua kelas yang secara khusus diperuntukkan bagi pelajar.












