“Kalau kendala penyelenggaraan sebenarnya tidak ada. Yang ada lebih kepada persoalan komunikasi. Dengan koperasi di kelurahan semuanya berjalan lancar, tidak ada masalah. Hanya saja ketika harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat memang membutuhkan effort lebih,” kata Syaifullah saat diwawancarai usai acara.
“Tapi saya yakin itu hanya soal waktu karena pemerintah pusat tentu juga sedang menyempurnakan berbagai kebijakan yang ada,” imbuhnya.
Menurutnya, Kota Magelang telah berhasil membentuk 17 Koperasi Merah Putih dan seluruhnya diharapkan dapat terus berkembang sesuai bidang usaha masing-masing.
“Harapan kami semua koperasi yang sudah berdiri tetap hidup dan berkembang. Apa pun cabang usahanya harus dioptimalkan. Yang bergerak di simpan pinjam kita dorong agar semakin baik, yang bergerak di sembako juga diperluas jangkauannya sehingga kapasitas usahanya semakin meningkat,” jelas Syaifullah.












