Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap olahraga padel, khususnya di Kota Semarang, menunjukkan bahwa olahraga tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang.
Kondisi itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah untuk menggelar turnamen serupa.
PBPI Jawa Tengah pun mendorong seluruh pengurus cabang di daerah agar menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan kejuaraan padel secara berkelanjutan.
“Kami sangat berharap keberhasilan Piala Wali Kota Semarang ini dapat menginspirasi daerah-daerah lain di Jawa Tengah. Semoga ke depan kita bisa melihat turnamen Piala Wali Kota maupun Piala Bupati digelar secara rutin di masing-masing daerah,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada penyelenggaraan kompetisi, PBPI Jawa Tengah juga mengajak berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), hingga perusahaan swasta untuk berpartisipasi dalam pengembangan olahraga padel.












