Adi Ekopriyono menuturkan, sinergi antarlembaga di lingkungan USM menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing dan pemahaman lintas budaya kini menjadi bekal penting bagi lulusan yang akan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Bidang garapan USM LCC tidak hanya bahasa, tetapi juga budaya. Seluruh program yang kami jalankan merupakan bentuk komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Universitas Semarang agar semakin maju dan berjaya,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Marketing USM LCC, Adiprana Yogatama, memaparkan beragam layanan yang telah dikembangkan untuk mendukung kebutuhan sivitas akademika maupun masyarakat umum.
Layanan tersebut meliputi pelatihan bahasa asing, pengujian kompetensi bahasa, penerjemahan dokumen, hingga pendampingan kebahasaan untuk keperluan akademik maupun profesional.












