Pembentukan aliansi ditandai dengan penekanan tombol secara bersama oleh seluruh perwakilan institusi sebagai simbol dimulainya era baru kerja sama pendidikan sepanjang hayat antara China dan negara-negara ASEAN.
Aliansi tersebut menjadi platform kolaborasi permanen pertama yang menghubungkan China dan ASEAN dalam bidang pendidikan sepanjang hayat (lifelong education).
Seluruh anggota sepakat mengembangkan empat fokus utama, yakni pertukaran model pembelajaran inovatif, berbagi sumber daya pembelajaran digital, penyelarasan standar pengajaran internasional, serta penguatan riset bersama mengenai pengembangan pendidikan berkelanjutan di era digital.
Rektor USM, Dr. Supari, S.T., M.T., mengatakan, keikutsertaan USM dalam aliansi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat peran kampus dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi.












