“Apa yang dilakukan GP Ansor hari ini merupakan contoh bagaimana organisasi kemasyarakatan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan, gerakan yang dilakukan GP Ansor selaras dengan arah pembangunan Kota Semarang dalam RPJMD 2025–2029, terutama pada upaya memperkuat ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.
Lebih jauh, Agustina berharap semakin banyak anak muda yang memandang pertanian sebagai sektor modern yang mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
Menurutnya, inovasi, teknologi, dan semangat kewirausahaan menjadi modal penting untuk membangun pertanian yang berdaya saing.
“Kami ingin semakin banyak anak muda yang melihat pertanian sebagai sektor yang modern, produktif, dan menjanjikan. Ketika pemuda turun ke sawah dengan ilmu, inovasi, dan semangat kewirausahaan, maka masa depan pangan Kota Semarang akan semakin kuat,” tuturnya.












