BeritaNasional

Wali Kota Semarang Apresiasi Revitalisasi Stasiun Tawang, Simbol Kemajuan yang Tetap Menjaga Sejarah

10
×

Wali Kota Semarang Apresiasi Revitalisasi Stasiun Tawang, Simbol Kemajuan yang Tetap Menjaga Sejarah

Sebarkan artikel ini

“Karena itu, revitalisasi ini merupakan investasi peradaban yang manfaatnya akan dirasakan lintas generasi,” imbuhnya.

Stasiun Semarang Tawang dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada 1911 dan mulai beroperasi pada 1914.

Sebagai salah satu bangunan cagar budaya penting di Kota Semarang, revitalisasi tahap pertama dilakukan selama 330 hari dengan tetap mempertahankan karakter asli bangunan.

Pekerjaan revitalisasi meliputi penataan fasad, hall utama, sisi barat dan timur bangunan, ruang tunggu, ruang VIP, selasar, hingga perbaikan sistem drainase.

Berbagai ornamen dan elemen arsitektur juga dikembalikan sesuai dokumentasi serta foto-foto lama sehingga nilai sejarah bangunan tetap terjaga.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, mengatakan revitalisasi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi tanpa mengesampingkan pelestarian bangunan bersejarah.