Semarang IP Summit 2026 sendiri berlangsung pada 26–27 September. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai agenda, mulai dari IP Expo, kompetisi, IP Screening & Coaching, workshop, business matching, pitching, hingga forum industri.
Bagi Wali Kota Semarang, penguatan ekosistem tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan kota ini sebagai ruang tumbuh bagi kreativitas generasi muda.
Semarang tidak hanya diharapkan menjadi tempat lahirnya karya, tetapi juga menjadi ruang bagi karya-karya tersebut untuk berkembang dan membawa identitas lokal ke tingkat yang lebih luas.
“Kota Semarang adalah rumah kita bersama, terbuka untuk kreativitas. Kita jadikan Kota Semarang sebagai tempat kreativitas untuk menemukan masa depannya,” pungkasnya.***












