“Mudah-mudahan dengan sistem baru ini lebih tahan. Jadi digali semua sampai bawah yang rusak, dikasih trucuk, lalu diperkuat baru dilakukan pengaspalan,” ungkapnya.
Meski demikian, untuk sementara perbaikan masih menggunakan aspal karena penanganan baru dilakukan pada titik-titik kerusakan tertentu dan belum menyeluruh.
Ke depan, Pemkot Semarang berencana melakukan kajian lebih lanjut terkait opsi betonisasi maupun overlay total agar kualitas jalan lebih kuat dan tahan lama.
Langkah percepatan perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak.***












