DLH mengerahkan dua kontainer dan dua dump truck, sedangkan DPKP menyiapkan tiga dump truck.
Dengan kapasitas maksimal sekitar lima ton untuk setiap unit, total kapasitas angkut yang disiapkan mencapai sekitar 35 ton.
“Ini bentuk kesiapan kita. Kita siapkan armada dan personel sesuai kebutuhan lapangan. Setelah massa bubar, petugas langsung menyisir dan mengangkut sampah supaya kawasan Simpang Lima dan sekitarnya kembali bersih,” ujar Agustina.
Penanganan kebersihan dilakukan secara lintas perangkat daerah. DLH bersama DPKP berfokus pada kawasan Simpang Lima, sedangkan Dinas Pekerjaan Umum menangani area di luar lingkar, terutama saluran dan drainase.
Langkah tersebut tidak hanya dilakukan setelah acara pembukaan. Pemerintah Kota Semarang memastikan pengawasan dan penanganan kebersihan terus berjalan selama rangkaian MTQ Nasional XXXI berlangsung hingga 20 September 2026.












