Upaya tersebut didukung lima unit mobil pemadam kebakaran, lima armada tangki air, dan tiga pompa portabel.
Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan dukungan berupa light tower untuk penerangan saat petugas bekerja pada malam hari.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengerahkan ekskavator untuk membantu pengerukan di area lereng serta penataan zona pembuangan sampah.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung penanganan teknis di lapangan agar proses pemadaman dan pendinginan berjalan lebih efektif.
Pasokan Air Disiagakan Nonstop
Untuk memastikan kebutuhan air selama proses pemadaman dan pendinginan terpenuhi, Pemerintah Kota Semarang menyiagakan penyaluran air melalui armada tangki selama 24 jam mulai Senin (5/10/2026).
Sebanyak 12 armada tangki disiapkan dan dioperasikan dalam empat shift. Setiap shift terdiri atas tiga armada yang bertugas secara bergantian untuk menjaga kesinambungan pasokan air ke lokasi kebakaran.












