Pelaksanaan skema tersebut melibatkan sejumlah unsur, yakni pengelola TPA, PP, DPU, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Agustina memastikan ketersediaan air untuk mendukung upaya pemadaman masih mencukupi. Pasokan air berasal dari pembendungan Sungai Cebong, yang dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan petugas di lapangan.
“Pasokan air dari pembendungan Sungai Cebong sangat mencukupi, dan penyaluran air melalui armada tangki disiagakan nonstop melingkupi empat shift kerja,” ujar Agustina.
Selain memastikan pasokan air tersedia sepanjang waktu, Pemkot Semarang terus melakukan penataan zona pembuangan sampah dan penanganan teknis secara intensif.
Koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk mendukung kelancaran operasi pemadaman dan pendinginan.












