Hal itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam membangun kota yang semakin inklusif. Agustina menegaskan, penyandang disabilitas harus mendapatkan ruang, kesempatan, fasilitas, dan pendampingan yang memadai untuk tumbuh serta berkarya.
“Ketika kesempatan terbuka, fasilitas tersedia, dan pendampingan diberikan, potensi setiap orang memiliki ruang untuk berkembang. Para atlet hari ini membuktikan bahwa kesempatan dapat membuka jalan menuju prestasi,” katanya.
Di sisi lain, Agustina menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pendamping, dan keluarga yang selama ini konsisten mendampingi para atlet. Dukungan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menjaga semangat latihan sekaligus membangun kepercayaan diri para atlet.
Ia pun berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga nama baik Kota Semarang selama mengikuti pertandingan di Surakarta.












