“Ancaman kemarau tidak hanya berdampak pada ketersediaan air bersih, tetapi juga berisiko memicu lonjakan penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan diare. Saya minta Dinkes bergerak cepat memastikan seluruh puskesmas siaga penuh melayani warga,” tegas Agustina.
Ia memastikan layanan kesehatan primer hingga layanan kegawatdaruratan tetap berjalan maksimal. Pemkot juga menjamin ketersediaan obat-obatan, cairan medis, serta dukungan kesehatan jiwa bagi masyarakat yang terdampak bencana akibat kemarau maupun kebakaran.
“Kami memastikan pelayanan kesehatan primer hingga layanan ambulans kegawatdaruratan gratis 24 jam siap merespons cepat. Kebutuhan obat-obatan, cairan medis, hingga dukungan kesehatan jiwa bagi warga terdampak bencana kemarau maupun kebakaran harus terjamin dengan baik,” ujarnya.
Selain kesiapan fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan juga memperketat pemantauan penyakit melalui surveilans serta memperkuat koordinasi lintas sektor.












