Untuk mendukung upaya tersebut, YPLP mengusulkan lima indeks yang meliputi wawasan kebangsaan, degradasi moral, pola hidup sehat, lingkungan hidup, dan jiwa kewirausahaan.
“Akan disusun indeks wawasan kebangsaan untuk Gen Alpha dan Gen Z pertama di Indonesia,” kata Hamry.
Menurut Hamry, penyusunan indeks tersebut diharapkan dapat membantu memetakan pemahaman generasi muda terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil pengukuran itu nantinya diharapkan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan program dan intervensi yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi masing-masing wilayah.
Pelaksanaan SLP juga dirancang melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan pelibatan berbagai pemangku kepentingan.
Ruang lingkup program mencakup pemetaan kondisi awal satuan pendidikan, penyusunan program, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pembentukan satuan tugas, serta koordinasi dengan berbagai pihak sesuai kebutuhan.












