Semarang, (Repronews.id)- Selama Lebaran 2026, produksi sampah di Kota Semarang, Jawa Tengah mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Bahkan, dalam satu hari, timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang mencapai hingga 1.090 ton.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Glory Nasarani mengakui jika ada peningkatan volume produksi sampah sebelum Hari Raya Idulfitri atau di H-1 sebelum lebaran. Dalam hitungannya pada periode 18-20 Maret 2026, rata-rata sampah yang masuk ke TPA Jatibarang berada di atas 1.000 ton per hari.
“Pada H-1 Lebaran, volume sampah memang cukup tinggi. Kami mengoptimalkan pengangkutan untuk menghabiskan sampah di seluruh TPS (Tempat Penampungan Sementara, res). Rata-rata berkisar antara 1.080 hingga 1.090 ton per hari,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Pada 21–22 Maret, pengangkutan sampah tidak berjalan optimal karena sebagian petugas turut merayakan Lebaran. Kondisi ini menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah TPS. Kondisi ini diperparah oleh kebiasaan warga yang membuang sampah tidak langsung ke dalam kontainer.“Banyak warga yang membawa sampah sendiri ke TPS, tetapi mohon maaf tidak memasukkannya ke dalam kontainer. Akibatnya, sampah menumpuk di lantai atau di luar TPS,” katanya.












