MEDAN, (Repronews.id) – Komitmen Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dalam menyelamatkan artefak dan arsip sejarah kemaritiman mendapat apresiasi dari kalangan sejarawan dan akademisi.
Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menelusuri, mengumpulkan, serta mengembalikan berbagai dokumen bersejarah dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga memori kolektif bangsa sekaligus memperkuat identitas Semarang sebagai kota maritim.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan Wali Kota Semarang dengan para pakar sejarah, akademisi, dan kolektor artefak di Medan, Rabu (1/7).
Pertemuan itu dihadiri Dr. Ir. Jimmy Lassang Manahara Siahaan, M.CP., Dr. Saparudin Barus, S.T., M.M., Prof. Ikhwan, Prof. Robert Sibarani, serta perwakilan Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI) Sumatera Utara.
Guru Besar Kebudayaan, Prof. Robert Sibarani, mengatakan tidak banyak kepala daerah yang memiliki perhatian serius terhadap penyelamatan arsip dan artefak sejarah.












