BeritaSemarang Raya

Debit Air Baku Mulai Turun, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Tetapkan Sistem Giliran Air di Wilayah Selatan

8
×

Debit Air Baku Mulai Turun, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Tetapkan Sistem Giliran Air di Wilayah Selatan

Sebarkan artikel ini

Semarang, (Repronews.id)-  Dampak musim kemarau panjang yang melanda Kota Semarang, Debit air baku PDAM Tirta Moedal Kota Semarang mulai mengalami penurunan hingga 25,4 persen, khususnya di kawasan Semarang Selatan, dengan tingkat elevasi geografis yang tinggi.

Kabag Produksi 1 PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Agung Purwantoro mengakui jika saat ini pasokan air baku untuk wilayah Semarang Selatan yang bersumber dari daerah Ungaran dan Gunungpati menyusut dari rata-rata normal 561 liter per detik (LPS) menjadi sekitar 418 LPS.

“Akibat dari penurunan, kami sempat mengumumkan opsi giliran dua hari sekali pada Hari Senin. Namun, setelah tim teknik melakukan evaluasi dan rekayasa aliran, kami bisa tingkatkan menjadi skenario giliran 12 jam sekali,” jelasnya, Rabu (16/8/2026).

Berdasarkan pembagian wilayah, Wilayah Zona Jatihulur mendapatkan aliran air pada pukul 07.00-19.00 WIB. Wilayah tersebut meliputi Jatingaleh, Carikan, Jatiluhur, Jangli Perbalan, Saptamarga, Tamtama, dan Brigif. Sedangkan, Wilayah Zona Sisi Barat mendapatkan aliran air pada pukul 19.00-07.00 WIB, meliputi Karangrejo Selatan dan Kampung Pentul.