SEMARANG, (Repronews.id) – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, menilai keterlibatan perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk membantu menangani berbagai persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI), mulai dari edukasi migrasi aman hingga pendampingan psikologis.
Hal tersebut disampaikan Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sigit Suryantoro Widiyanto, S.Sos., saat memberikan kuliah umum kepada sivitas akademika Universitas Semarang (USM) di Ruang Telekonferensi Lantai 8 Menara Prof. Dr. H. Muladi, S.H., USM, Senin (12/10/2026).
Kuliah umum bertajuk “Manajemen Perlindungan WNI pada Perwakilan RI di Wilayah Perbatasan: Contoh Kasus KJRI Johor Bahru” tersebut dihadiri perwakilan LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah, Rektor USM Dr. Supari, S.T., M.T., Wakil Rektor III USM Dr. April Firman Daru, S.Kom., M.Kom., Ketua Senat USM Prof. Dr. Hardani Widhiastuti, M.M., Psikolog, para dekan, dosen, serta mahasiswa.












