Agustina menegaskan, rangkaian program dari hulu hingga hilir itu merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Kota Semarang terhadap keberlangsungan industri kreatif di daerah.
“Pemkot Semarang memberikan dukungan penuh agar industri kreatif kita memiliki ruang yang sehat untuk berkembang melalui semangat belajar, berkarya, dan berlayar,” tegasnya.
“Kami ingin memfasilitasi para kreator muda agar mereka tidak hanya produktif menciptakan karya, tetapi juga mampu berlayar membawa narasi-narasi lokal ke panggung komersial yang lebih luas,” lanjut dia.
Peluncuran festival ini juga menandai penguatan standar kualitas kompetisi melalui keterlibatan sejumlah tokoh perfilman nasional sebagai dewan juri.
Beberapa nama yang dipastikan terlibat antara lain Hanung Bramantyo, Nirina Zubir, dan Yandy Laurens.
Agustina berharap keterlibatan para profesional perfilman tersebut dapat mendorong transfer pengetahuan bagi komunitas film pendek di Indonesia.












