Ia optimistis sinergi antara fasilitas pemerintah, ruang sejarah, dan pendampingan para pelaku industri akan mempercepat terwujudnya Semarang sebagai kota sinema atau Cinematic City yang kompetitif di tingkat global.
“Kehadiran para sineas senior nasional sebagai dewan juri menjadi tolok ukur yang sangat berharga bagi peserta untuk menguji kualitas karya mereka,” ungkapnya.
“Saya berharap lewat festival ini akan lahir generasi baru yang mandiri secara kreatif dan mampu menjadikan sektor perfilman sebagai motor penggerak baru ekonomi kota,” katanya***












