Ia meminta seluruh pihak terus mematangkan penataan kawasan sekitar Masjid Agung Semarang agar siap menyambut ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini juga persiapan dalam rangka MTQ Nasional. Pokoknya MTQ harus sukses,” tegas Agustina.
Menurutnya, kawasan Masjid Agung Semarang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi yang memadukan nilai religi, edukasi, dan wisata.
Kehadiran agro eduwisata dinilai dapat memperkaya pengalaman para pengunjung sekaligus menjadi daya tarik baru bagi Kota Semarang.
Lebih jauh, Agustina mengungkapkan bahwa konsep agro eduwisata tersebut sejalan dengan arah pengembangan sektor pariwisata Kota Semarang pada tahun 2027.
Pemerintah Kota Semarang, kata dia, akan mulai menggalakkan agrowisata sebagai salah satu sektor unggulan dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mendukung penataan kawasan, pembinaan masyarakat, hingga pengembangan budidaya.












