BeritaSemarang Raya

Banjir Makin Sering Terjadi, Pemkot Semarang Dorong Perbaikan Lingkungan di Wilayah Hulu

14
×

Banjir Makin Sering Terjadi, Pemkot Semarang Dorong Perbaikan Lingkungan di Wilayah Hulu

Sebarkan artikel ini

Terlebih, wilayah pesisir utara Jawa atau Pantura masih menghadapi ancaman penurunan muka tanah yang mencapai 10 hingga 12 sentimeter setiap tahun.

“Sebagai daerah yang berada di wilayah hilir, Kota Semarang terus berupaya menjadi kota yang tangguh terhadap berbagai ancaman lingkungan,” kata Iswar.

“Namun persoalan yang kami hadapi tidak hanya berasal dari wilayah kota, melainkan juga dipengaruhi kondisi daerah-daerah di bagian hulu,” imbuhnya.

Ia mencontohkan kondisi Sungai Babon yang hulunya berada di wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal.

Karakter sungai dengan kemiringan yang cukup curam membuat aliran air bergerak cepat menuju wilayah hilir ketika curah hujan tinggi terjadi di kawasan atas.

Dampaknya, sejumlah wilayah di Semarang bagian timur seperti Genuk dan Muktiharjo kerap mengalami banjir saat debit air meningkat secara drastis.