“Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berorientasi pada pengurangan limbah, tetapi juga pada pemanfaatan potensi lokal secara lebih produktif,” ungkapnya.
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Masyarakat
Kolaborasi UNWAHAS dan UNISNU Jepara dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan kompetensi akademik perguruan tinggi dengan kebutuhan dan potensi yang ada di tengah masyarakat.
Tim pengabdian dari UNWAHAS terdiri atas apt. Khoirul Anwar, M.Farm. sebagai ketua, Drs. apt. Ibrahim Arifin, M.Sc. sebagai anggota, serta mahasiswa Ahmad Khoirudin dan Risna Rifiyanti.
Sementara itu, tim dari UNISNU Jepara terdiri atas Dr. Subadriyah, S.E., M.Si., Fatchur Rohman, S.E., S.Pd., M.Si., dan Moch. Aminnudin, S.T., M.M., serta mahasiswa Mohammad Affandi dan M. Ade Ichsan Romadhan.
Melalui kolaborasi tersebut, perguruan tinggi tidak hanya hadir membawa pengetahuan akademik, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan potensi yang tersedia di lingkungannya.












