Tak hanya mendorong mahasiswa menjadi lulusan yang siap bekerja, Agustina juga mengajak mereka berani menciptakan lapangan pekerjaan.
Ia menilai pengalaman berorganisasi merupakan ruang belajar yang efektif untuk membangun jejaring, mengasah kepemimpinan, sekaligus melatih kemampuan berkolaborasi sebelum terjun ke masyarakat.
“Anak-anak muda harus berani bermimpi lebih besar. Jangan hanya berpikir mencari pekerjaan, tetapi bagaimana menciptakan pekerjaan dan memberi manfaat bagi orang lain,” jelasnya.
“Organisasi menjadi sekolah kehidupan yang melahirkan banyak pemimpin bangsa,” imbuhnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi generasi muda, Pemerintah Kota Semarang terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan, salah satunya melalui Program Waras Ekonomi.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM agar mampu berkembang sekaligus membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja.












