Dalam kesempatan itu, Agustina juga mengajak HMI menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendampingi pelaku UMKM, baik yang telah siap naik kelas maupun usaha mikro yang masih membutuhkan pembinaan.
“Saya ingin anak-anak muda tidak hanya menjadi pengamat pembangunan, tetapi ikut terlibat langsung. Mari bersama-sama mendampingi UMKM agar semakin kuat, sehingga pertumbuhan Kota Semarang benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Agustina berharap rangkaian Training Raya Akbar HMI mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, profesionalisme, jiwa kepemimpinan, serta semangat untuk berkontribusi bagi bangsa.
“Semarang membutuhkan generasi muda yang siap menjadi penggerak perubahan, mampu berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Saya yakin kader HMI mampu menjadi bagian dari lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia,” pungkasnya.***












