Tak hanya mendapat dukungan dari jajaran kepolisian, kegiatan tersebut juga memperoleh perhatian dari berbagai pihak.
Seperti, Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti juga turut memberikan dukungan dana sebesar Rp2 juta, sementara Universitas Semarang (USM) turut berkontribusi Rp1,5 juta bersama sejumlah stakeholder lainnya.
“Kami senang melihat animo peserta dan masyarakat yang cukup besar. Event ini sangat bagus dan kalau bisa digelar setiap tahun di Semarang,” kata Brigjen Pol Pratama.
“Kegiatan ini menjadi ajang pemersatu masyarakat, khususnya para pedagang batu dari seluruh Indonesia, sekaligus mampu menghidupkan perekonomian dan UMKM,” imbuhnya.
Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan alam berupa batu mulia dengan kualitas yang sangat baik dan memiliki nilai seni tinggi.
Ia menyebut sejumlah batu khas Nusantara yang selama ini dikenal luas, seperti Batu Garut, Bacan, Fokay, Cempaka, Kalimaya, Kinyang, Chalcedony, Kecubung, Sisik Naga hingga Batu Nabire.












