Menurutnya, tantangan global di sektor pangan saat ini semakin kompleks, mulai dari pertumbuhan populasi dunia, perubahan iklim, ketahanan pangan, keamanan produk pangan, hingga meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pangan sehat dan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa lulusan teknologi pangan memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan tersebut melalui inovasi, riset, maupun pengembangan industri pangan nasional.
“Saya percaya solusi atas tantangan tersebut bisa lahir dari ruang laboratorium, ruang riset, pabrik pangan, maupun usaha kecil yang kelak Anda bangun sendiri,” katanya.
“Jangan pernah meremehkan ilmu yang Anda miliki. Karena dari tangan seorang sarjana teknologi pangan lahir inovasi produk sehat, tercipta standar keamanan pangan, berkembang industri pangan nasional, dan terbuka peluang usaha yang memberi manfaat bagi masyarakat luas,” imbuhnya.












