Sedangkan Kota Tegal hanya mampu membalas melalui gol Erlan Gilang Maulana.
Pelatih futsal Kota Semarang, Muhammad Afandi, mengaku bersyukur atas kemenangan yang kembali diraih anak asuhnya.
Menurutnya, para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, meskipun tim melakukan rotasi untuk menjaga kondisi sekaligus memberikan kesempatan bermain kepada pemain lainnya.
“Alhamdulillah kami meraih kemenangan lagi. Pemain juga telah melakukan instruksi dengan baik. Kami juga sengaja melakukan rotasi untuk pertandingan lawan Kota Tegal ini,” jelas Afandi.
Selain kedisiplinan dalam menjalankan strategi, efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor yang membuat Kota Semarang mampu mencetak banyak gol.
Peluang-peluang yang tercipta dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menghasilkan gol.
Hasil 11-1 atas Kota Tegal menjadi kemenangan terbesar kedua Kota Semarang selama penyisihan grup.












