Namun, ketika cuaca tidak bersahabat, ia memilih mencari ikan nila, gabus atau kutok, serta lele di sungai-sungai Kota Semarang.
“Kalau cuaca bagus, saya biasanya mencari kakap putih. Tetapi kalau cuaca tidak mendukung untuk ke muara atau laut, saya bergeser mencari nila, gabus, kutok atau lele di sungai. Yang penting bisa mendapatkan ikan untuk dijual dan hasilnya bisa dibawa pulang untuk keluarga,” ujarnya.
Bagi Zulkar, lele monster yang berhasil ditangkapnya bukan sekadar hasil tangkapan biasa. Ikan tersebut menjadi pengalaman yang kemungkinan akan selalu diingatnya selama menjalani profesi sebagai penangkap ikan.
Ia mengaku puas sekaligus bangga dapat memecahkan rekor tangkapan pribadinya. Apalagi ikan tersebut ditemukan secara tidak sengaja ketika dirinya sedang menjalani aktivitas seperti biasa.
“Saya sangat senang dan puas. Selama belasan tahun mencari ikan, baru kali ini mendapatkan lele sebesar ini. Biasanya 5 sampai 7 kilogram, sekarang bisa 13,5 kilogram. Ini benar-benar keberuntungan,” katanya.












