Ajang Guangzhou Award ke-7 tahun ini mencatat rekor partisipasi tertinggi sepanjang penyelenggaraan dengan melibatkan 381 inovasi dari 248 kota di 60 negara.
Berbagai inovasi di bidang kecerdasan buatan, tata kelola digital, ketahanan iklim, hingga pelayanan publik bersaing untuk mendapatkan pengakuan dunia.
Di tengah kompetisi tersebut, AISSA Kota Semarang berhasil lolos seleksi Komite Teknis yang beranggotakan sembilan pakar internasional.
AISSA merupakan inovasi pengelolaan sampah berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan Pemerintah Kota Semarang untuk meningkatkan efektivitas pemantauan, analisis, dan penanganan sampah secara terintegrasi.
Melalui pemanfaatan teknologi AI, sistem ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih efisien sekaligus mempercepat terwujudnya Semarang sebagai kota cerdas dan berkelanjutan.












