Sementara itu, Supervisor Kecamatan Kendal, Fahrudin Ahmad, M.Si., menilai kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata pengabdian kepada masyarakat yang menjadi salah satu tujuan utama pelaksanaan KKN.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut menyusun program kerja, tetapi juga menghadirkan solusi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan donor darah dan cek kesehatan gratis ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin menjaga kesehatan sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut mahasiswa KKN PPM XXVIII USM menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui sinergi bersama pemerintah kecamatan, TNI, dan berbagai unsur masyarakat.
Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa program pengabdian yang menyentuh kebutuhan masyarakat mampu memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.












