“Daerah yang mampu mengelola sumber dayanya secara kreatif dan akuntabel akan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” lanjutnya.
Penghargaan tersebut semakin memperkuat posisi Kota Semarang sebagai salah satu daerah yang dinilai berhasil menerapkan pendekatan pembiayaan pembangunan yang inovatif sekaligus bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Agustina menilai capaian itu juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan berbagai pihak terhadap Kota Semarang sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan yang baik, iklim investasi yang kondusif, serta kemampuan mengelola pembangunan secara profesional.
“Setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus menghasilkan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat. Karena itu kami terus mencari cara-cara baru yang lebih efektif, kreatif, dan bertanggung jawab agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat tanpa membebani warga,” tegasnya.












