Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bersifat berkelanjutan. Setelah Semarang, agenda berikutnya akan digelar di Jakarta (Vol. 60) dan Wonosobo (Vol. 4) pada April 2026.
Edukasi dan Solusi bagi Musisi
Tak hanya menampilkan pertunjukan, Kurasi Musik Semarang juga menghadirkan sesi diskusi dan tanya jawab antara kurator dan peserta.
Dalam sesi ini, para musisi mendapatkan wawasan mendalam mengenai produksi musik, distribusi, hingga strategi menembus pasar industri.
Seorang musisi senior Semarang, Ari Singo (EMAS) menilai kegiatan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi musisi yang belum memiliki ruang untuk berkembang.
“Kurasi Musik ini terbuka untuk siapa saja yang punya karya. Di sini, musisi tidak hanya tampil, tapi juga mendapatkan ilmu dan solusi atas berbagai kendala dalam bermusik,” kata Ari Singo.
Menjadi Gerbang Menuju Industri Musik
Kehadiran Kurasi Musik Semarang diharapkan mampu menjadi jembatan bagi musisi lokal untuk dikenal lebih luas, bahkan dilirik oleh produser dan label rekaman.












