Menurutnya, Jawa Barat memiliki potensi pasar otomotif yang besar. Hingga April 2026, penjualan kendaraan di provinsi tersebut mencapai 42.080 unit atau berkontribusi sekitar 15,1 persen terhadap penjualan nasional.
Selain pasar kendaraan, Jawa Barat juga memiliki daya tarik besar dari sisi investasi.
Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi di Jawa Barat sepanjang 2025 mencapai Rp296,8 triliun dan menjadi yang tertinggi secara nasional.
“Jawa Barat memiliki potensi pasar yang sangat besar. Dari sisi penjualan, provinsi ini konsisten berada di peringkat kedua nasional,” ujar Kukuh.
Potensi tersebut, lanjut Kukuh, semakin kuat dengan keberadaan sejumlah kawasan industri dan pusat manufaktur otomotif di Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, hingga Purwakarta.
Kawasan-kawasan tersebut dinilai menjadi salah satu magnet investasi sekaligus pendorong pertumbuhan industri kendaraan bermotor di Jawa Barat.












