“Pendekatan ini penting untuk membantu organisasi dalam menentukan posisi strategis dan menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam tahap awal perumusan strategi bisnis, organisasi perlu mengidentifikasi model bisnis melalui Business Model Canvas.
Komponen yang dianalisis meliputi mitra, aktivitas utama, sumber daya, nilai bisnis, segmen pelanggan, hubungan pelanggan, struktur biaya, hingga sumber pendapatan.
Setelah itu, analisis SWOT digunakan untuk mengevaluasi kondisi internal dan eksternal organisasi, yang mencakup kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat).
Dalam pemaparannya, Hendi juga memberikan contoh implementasi analisis SWOT pada perusahaan rintisan seperti Gojek, yang dinilai mampu menciptakan keunggulan bersaing melalui peningkatan jumlah mitra, strategi promosi, serta penguatan komunitas pengguna.












