SEMARANG, (Repronews.id) – Indeks Pemberdayaan Gender (IPG) di Kota Semarang menunjukkan tren positif. Pada 2025, IPG tercatat mencapai 78,71, mencerminkan semakin kuatnya peran perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.
Capaian tersebut disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti saat upacara peringatan Hari Kartini ke-147 yang digelar Pemerintah Kota Semarang di halaman Kantor Balaikota Semarang, 21 April 2026.
Menurut Agustina, tingginya angka IPG tidak terlepas dari kontribusi nyata perempuan di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, lingkungan, hingga ekonomi berbasis masyarakat.
Salah satu kontribusi signifikan datang dari sekitar 16.000 kader posyandu yang secara sukarela berperan dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Praktik ini bahkan mendapat apresiasi dari California State University sebagai contoh penguatan peran masyarakat berbasis komunitas.












