Sementara itu, persiapan intensif juga dijalani Umar Izul Haq, peserta cabang Tilawah asal Mijen.
Umar menceritakan, dirinya bersama peserta lainnya menjalani karantina dan mendapatkan pendampingan dari pelatih yang memiliki pengalaman serta kapasitas di tingkat internasional.
Selama masa persiapan, pemantapan bacaan terus dilakukan untuk menjaga kualitas penampilan hingga hari perlombaan.
“Untuk karantina mulai dari 20 Agustus kemarin. Jadi empat hari karantina terus dua harinya itu libur. Kemudian kami juga enggak boleh pulang agar bacaan kami tetap stabil hingga hari perlombaan tiba,” kata Umar.
Dengan persiapan tersebut, 16 peserta asal Kota Semarang kini siap tampil membawa nama Jawa Tengah di MTQ XXXI Tingkat Nasional 2026.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi, mereka diharapkan mampu menjadikan panggung MTQ sebagai ruang untuk menunjukkan kemampuan, memperkuat pengalaman spiritual, sekaligus membawa semangat syiar Al-Qur’an yang inklusif dan penuh kebermanfaatan.***












