Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pengalaman langsung menggunakan VOSviewer untuk melakukan analisis dan visualisasi bibliometrik.
Peserta diarahkan memahami pemetaan literatur, tren penelitian, serta keterkaitan antartopik, penulis, institusi, hingga perkembangan bidang kajian tertentu.
Kemampuan analisis bibliometrik dinilai penting bagi peneliti untuk mengidentifikasi research gap, memetakan perkembangan keilmuan, dan merumuskan arah penelitian yang lebih relevan serta memiliki unsur kebaruan.
Fery menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan kelembagaan antara USM dan UiTM Malaysia.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang dalam berbagai bentuk kerja sama akademik, mulai dari penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran pengetahuan, hingga pengembangan jejaring internasional,” katanya.












