“Kami berharap, kegiatan ini juga dapat mendorong mahasiswa menjadi lebih produktif dalam menyelesaikan tugas akademik dan menempuh pendidikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas serta integritas ilmiah,” ungkapnya.
AI sebagai Alat Bantu, Bukan Pengganti Analisis
Salah satu narasumber, Prof. Dr. Hariyanto, S.H.I., M.Hum., M.Pd., Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, menegaskan bahwa AI seharusnya digunakan sebagai alat pendukung, bukan pengganti kemampuan berpikir kritis dan analisis mahasiswa.
Menurutnya, AI dapat membantu mahasiswa dalam proses analisis maupun pemeriksaan data untuk penyusunan tugas akhir dan karya ilmiah.
Meski demikian, informasi yang dihasilkan teknologi tersebut tidak boleh langsung diterima sebagai kebenaran tanpa melalui proses verifikasi.
Hariyanto menekankan pentingnya sikap kritis dan kejujuran akademik dalam menggunakan AI.












