“Penanganan kerusakan jalan terus kami lakukan secara bertahap. Setiap lokasi memiliki kondisi dan tingkat kerusakan yang berbeda sehingga metode penanganan dan waktu pengerjaannya juga tidak selalu sama,” ungkapnya.
“Ada pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat, ada pula yang membutuhkan waktu lebih panjang karena terkait pekerjaan struktur, fabrikasi material khusus, atau koordinasi dengan pihak lain,” katanya.
DPU Kota Semarang pun mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan kanal pengaduan resmi Pemerintah Kota Semarang, termasuk Lapor Semar Solusi AWP, sebagai sarana menyampaikan informasi terkait kerusakan jalan maupun infrastruktur lainnya.
Dengan adanya laporan yang cepat dan akurat, proses penanganan diharapkan dapat dilakukan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas pemeliharaan infrastruktur jalan melalui penanganan yang cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Upaya ini kami lakukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan di Kota Semarang,” pungkasnya.***












