Regional

Pemkot Semarang Jadikan Turunan Silayur sebagai Laboratorium Keselamatan Jalan Perkotaan

65
×

Pemkot Semarang Jadikan Turunan Silayur sebagai Laboratorium Keselamatan Jalan Perkotaan

Sebarkan artikel ini

Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, menilai langkah yang ditempuh Pemerintah Kota Semarang menunjukkan perkembangan penting dalam penanganan infrastruktur berbasis data dan evaluasi menyeluruh.

“Ini contoh kasus yang sangat lengkap. Ada aspek kemiringan ekstrem, aktivitas industri, permukiman, sampai perilaku lalu lintas yang semuanya saling beririsan,” ujar Djoko.

Berdasarkan hasil evaluasi KNKT, ruas jalan sepanjang sekitar 10 kilometer tersebut memiliki tingkat kelandaian mencapai 16 persen, jauh di atas standar ideal jalan di medan perbukitan. Kondisi ini menjadi tantangan teknis sekaligus dasar bagi pemerintah daerah dalam merancang sistem keselamatan yang lebih adaptif dan terukur.

Sejumlah langkah mitigasi kini terus diperkuat, mulai dari pemasangan rambu peringatan, pembatasan jam operasional kendaraan besar, hingga edukasi keselamatan bagi pengemudi.