“Dulu kalau macet bisa sampai sekitar 45 menit. Sekarang kalau lancar sekitar 30 sampai 35 menit,” ungkapnya.
Selain mempercepat perjalanan, keberadaan portal juga dinilai membuat pengendara merasa lebih tenang saat melintas di jalur tersebut.
Menurutnya, kekhawatiran terhadap risiko kecelakaan akibat kendaraan besar, seperti rem blong, kini berkurang.
Meski lalu lintas dinilai lebih tertib, Ilham mengingatkan bahwa jalur tanjakan Silayur tetap memiliki tingkat risiko tinggi, terutama saat dilalui kendaraan besar pada malam hari.
Pendapat serupa disampaikan warga Ngaliyan lainnya, Kusuma (30). Ia menilai kondisi lalu lintas di kawasan Silayur menjadi lebih aman setelah diberlakukan pembatasan kendaraan besar melalui pemasangan portal.
“Sebagai warga Ngaliyan, saya merasa lebih aman,” katanya.
Kusuma mengatakan, sebelum ada portal, kendaraan besar bermuatan berat masih sering melintas pada jam sibuk pagi maupun sore hari.












