Melalui forum tersebut, peserta akan memperoleh penguatan wawasan mengenai pembangunan keluarga berkualitas, strategi ketahanan pangan nasional, pencegahan stunting, penguatan dakwah komunitas, hingga optimalisasi zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Ketua Panitia, Dr. Hj. Amiroh, M.Ag., menjelaskan jambore akan diikuti sekitar 600 peserta yang terdiri atas Pimpinan Harian PW ‘Aisyiyah Jawa Tengah, utusan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, Korps Muballighat, Mualaf Center ‘Aisyiyah, serta unsur majelis dan lembaga yang terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Berbeda dengan kegiatan seremonial pada umumnya, jambore tahun ini mengedepankan pendekatan partisipatif melalui aksi langsung di lapangan.
Pada hari kedua, peserta akan melaksanakan kegiatan turba (turun ke bawah) di lima desa yang telah ditetapkan sebagai lokasi pendampingan dan pembelajaran sosial.












