“Dengan sistem timer, penyiraman berjalan otomatis sesuai jadwal. Tanaman mendapatkan air tepat waktu tanpa khawatir terkendala keterlambatan armada tangki di perjalanan,” jelas Pipie.
Saat ini, sistem penyiraman otomatis telah beroperasi penuh di lima taman, yakni Lapangan Pancasila Simpang Lima, Taman Tugu Muda, Taman Diponegoro, Taman Citra Satwa, dan Taman Imam Barjo.
Pemkot Semarang juga terus memperluas penerapan teknologi tersebut.
Pada 2026, Disperkim tengah melakukan instalasi sistem penyiraman otomatis di Taman Kalibanteng, Taman Madukoro, dan Taman Parikesit.
Pipie mengatakan, pengembangan sistem tersebut dilakukan secara bertahap dengan sasaran mencakup taman-taman pusat kota dan taman aktif lainnya.
“Target kami, sistem penyiraman otomatis ini diterapkan secara bertahap di seluruh pilar taman pusat kota dan taman aktif. Ini bentuk modernisasi pemeliharaan ruang hijau kita,” katanya.












