Sejumlah atlet senior yang sebelumnya menjadi andalan tidak lagi dapat diturunkan karena terbentur batasan usia.
Kondisi tersebut membuat PBFI Kota Semarang memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda untuk tampil dan mendapatkan pengalaman di ajang olahraga empat tahunan tersebut.
“Memang tahun ini kita proses regenerasi. Atlet-atlet senior sudah tidak bisa ikut karena batasan usia. Jadi, kita mengambil bibit-bibit junior,” ujar pria yang akrab disapa Pak Mbing tersebut.
Menurut Puryanto, para atlet muda Kota Semarang sebenarnya telah menunjukkan penampilan yang cukup baik. Namun, ketatnya persaingan dengan kontingen dari daerah lain membuat upaya meraih medali emas belum membuahkan hasil.
Ia menilai kekuatan sejumlah daerah juga mengalami perkembangan. Kontingen yang sebelumnya tidak terlalu diperhitungkan kini mulai memiliki atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level provinsi.












