“Kalau saya lihat, acara tasyakuran RT 02 tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sekarang sudah ada tenda bernuansa merah putih, MMT yang bagus dan perlengkapan kegiatan yang semakin baik. Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama,” ungkapnya.
Menurut Hendro, peningkatan kegiatan lingkungan tersebut salah satunya terbantu oleh adanya Bantuan Operasional (BOP) sebesar Rp25 juta per RT per tahun yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Ia berharap bantuan tersebut benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.
“Saya juga berharap BOP Rp25 juta ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan seluruh warga. Karena ini merupakan uang untuk kepentingan masyarakat, maka pengelolaannya harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Hendro meminta seluruh ketua RT di lingkungan RW 05 untuk mengedepankan keterbukaan dalam pengelolaan anggaran operasional tersebut.












