“Mudah-mudahan seluruh upaya ini bisa mengurangi dampak rob pada bulan berikutnya,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, BBWS Pemali Juana, serta dukungan masyarakat, Pemkot Semarang berharap berbagai langkah mitigasi tersebut dapat berjalan secara simultan sehingga dampak rob yang selama ini menjadi persoalan rutin di Tambak Lorok dapat ditekan dan aktivitas warga kembali berlangsung lebih aman dan nyaman.***












